SURAT CINTA PERTAMAKU


*Credit


    Terima kasih untuk segalanya, terima kasih kerana pernah hadir di dalam hidupku. Kamu adalah si penulis dari surat cinta pertamaku yang isinya kini begitu kabur diingatanku namun perasaan saat pertama kali membacanya masih sahaja terasa sehingga ke hari ini. Saat itu, aku merasa begitu hilang, begitu rapuh dan surat darimu itu terasa begitu dekat di hati, begitu menguatkan. Aku merasa diinginkan, diperlukan dan dipunyai. Perasaan itu membuatku aku lebih tegar dan membuatku menjadi sosok yang tidak mudah mengalah meski punya hati selembut tisu. Kau mungkin tidak tahu ini, tetapi aku menghabiskan dua tahun hidupku membaca surat itu hampir setiap malam. Meski pada akhirnya surat itu berakhir dengan robekan dariku. Sadis.

    Tetapi ternyata kenangan tentang cinta yang tidak berakhir bahagia itu tidak hanya tentang luka semata. Buktinya aku masih sahaja bisa tersenyum saat mengenangmu. Disebalik calar dan parut yang saling kita berikan di antara kita, masih ada kenangan yang manis untuk dikenang. 

















***

Terima kasih untuk dua tahun itu. Kamu adalah lelaki yang baik dan tepat di masa itu, hanya sahaja ini adalah soal waktu dan ternyata aku bukanlah untukmu dan kamu diciptakan untuk seseorang lainnya. 

p/s : I do. Bobbacalalabombombop pada masa itu. Dan akan kekal seperti itu di dalam kenanganku.

Comments